Kaji Ulang Parkir RSUD Lubuksikaping

2016-02-12 • Sumber : Willian Abib - Padang Ekspres • Editor : Riyon • Dibaca 14980 kali

Areal parkir RSUD Lubuksikaping dikeluhkan masyarakat, karena dinilai terlalu sempit, tidak memadai dan membuat kondisi tidak nyaman. Bahkan banyak kendaraan pengunjung yang di parkir di bibir jalan utama sehingga menganggu arus lalu lintas.

“Terkadang mau masuk untuk parkir harus mencari tempat lain, bahkan kalau mau parkir di sekitar rumah sakit kita harus menunggu ada kendaraan lain yang keluar,” keluh Afni, 46, salah satu warga Lubuksikaping, yang hendak berkunjung ke RSUD Lubuksikaping.

Ia berharap, Pemkab Pasaman memikirkan permasalahan parkir dan kondisi jalan di depan rumah sakit, karena RSUD Lubuksikaping adalah milik Pemkab Pasaman.

Sementara itu, Plh Direktur RSUD Lubuksikaping dr. Hj. Arnida, mengatakan, terkait masalah parkir di RSUD Lubuksikaping, pihaknya sudah menyampaikan ke Pemkab Pasaman bagaimana mencarikan jalan pemecahannya.

Ia mengakui bahwa, saat ini daya tampung areal parkir di RSUD Lubuksikaping sudah tidak memadai lagi, karena lahan yang semakin sempit. “Saat ini, lahan parkir yang sudah kita sediakan tidak sanggup menampung kendaraan pengunjung yang datang ke rumah sakit ini,” terangnya. 

Sedangkan Satlantas Polres Pasaman juga menyoroti lokasi parkir RSUD setempat. Pihak Satlantas Polres Pasaman menilai lokasi parkir tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2012 tentang Lalu Lintas.

Kasat Lantas Polres Pasaman Iptu Fion Joni Hayes mengatakan, setiap badan usaha dan perusahaan swasta harus memiliki analisa manajemen dampak lingkungan lalu lintas (Amdal Lalin).

“Kita sudah sering menghubungi dan mengingatkan pengelola rumah sakit agar segera mengatasi persoalan parkir tersebut,” katanya.

Fion menjelaskan dengan kondisi parkir saat ini yang langsung berada tepat di depan jalan umum dan kantor bupati, sangat mengganggu arus lalu lintas umum. Hal itu, tidak hanya membahayakan pengguna jalan, tapi juga dapat berakibat kecelakaan bagi pengendara bermotor di sekitar kawasan tersebut.

“Kita dari pihak kepolisian meminta pihak rumah sakit segera memperbaiki lokasi parkir di kawasan tersebut agar tidak membahayakan pengguna jalan raya,” harapnya.

Ia menambahkan, seharusnya setiap adanya pembangunan sarana pemerintah atau fasilitas umum yang berada dipinggir jalan, pemerintah daerah dan instansi terkait turut serta melibatkan pihak kepolisian khususnya Lantas dalam membahas kajian Amdal Lalin. (*)